Sabtu, 09 Januari 2021

Dituduh Merusak Baliho Bergambar Rizieq Shihab, Pria Tua 65 Tahun Dianiaya Sampai Mati Oleh 7 Orang FPI

Dituduh Merusak Baliho Bergambar Rizieq Shihab, Pria Tua 65 Tahun Dianiaya Sampai Mati Oleh 7 Orang FPI

Anak Anak Teriak Histeris, Lihat Laskar FPI Aniaya Ibunya Yang Hadir Di  Acara Hajatan, Dikiranya.... | IndonesiaKiniNews.com

Nasib tragis dialami oleh Soekanda Mansoer (65 tahun), warga Jalan Padasuka, Kelurahan Lengkongsari, Kecamatan Tawang, kota Tasikmalaya, provinsi Jawa Barat.

Pria tua renta ini tewas, setelh dianiaya 7 orang anggota FPI (Front Pembela Islam), gara-gara dituduh merobek baliho bergambar Rizieq Shihab.

"Kasus kekerasan terhadap orang atau barang dan atau penganiayaan yang direncanakan yang mengakibatkan kematian bagi orang ini terjadi pada September 2020 lalu", kata Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya, AKP Yusuf Ruhiman (9/1/2021).

Lokasi penganiayaannya terjdi di Jalan Gunung Tanjung, Kelurahan Sukamanah, Kecamatn Cipedes, Kota Tasikmalaya.

Adapun tersangkanya sebanyak 7 orang yakni M (39), G (35), N (32), U (30), W (31), B (34), dan U (33), ke-tujuh tersangka ini menganiaya korban sampai meninggal dunia.

"Kini perkaranya sudah P21, ke-tujuh tersangka sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tasikmalaya" kata Yusuf.

Menurut Yusuf, pihaknya telah melimpahkan berkas kasus ini ke Kejari Kota Tasimalaya, dan 7 tersangka juga ikut diserahkan beserta barang bukti sepeda motor.

Sementara itu Kepala Kejari (Kajari) Kota Tasikmalaya Fajarudin membenarkan bahwa telah menerima limpahan berkas kasus dugaan penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas.

Langkah selanjutnya, pihaknya akan membuat rencana dakwaan oleh jaksa yang akan disangkakan pada ke-tujuh tersangka, untuk selanjutnya diserahkan pada Pengadilan.

"Setelah diregister akan dilimpahkan ke Pengadilan dn menunggu jadwal persidangannya" jelas Fajarudin.

Menurut Fajarudin, diharapkan jadwal persidangan segera didapat, karena biasnya seminggu atau empat hari diterima penetapan hari persidangan atau jadwal persidangannya.

Karena kondisi pandemi corona atau covid-19, kemungkinan persidangannya dilakukan secara daring. Adapun ke-tujuh tersangka akan dititipkan pada Lapas kels IIB Tasikmalaya.

"Kami akan terbuka, jadi siapapun bisa memantau kasus ini, Diharapkan prosesnya bisa cepat", pungkasnya.



Workshop Confirm Running : 1.Good Corporate Governance (GCG); 2. Air Cargo; 3.Hukum Kepailitan

 
Value Consult Public Training
Creating value for your business
Website : www.valueconsulttraining.com
Click HERE to Unsubscribe from Our Newsletter
1 Day Workshop
Good Corporate Governance (GCG) Implementation
Kuretakeso Hotel - Kemang / Blue Sky - Slipi/Best Western Premier - Cawang, Jakarta, 14-15 Jan 2021
Time : 09:00 - 17:00
Early Bird : Rp. 4.650.000,-
 

(Tata Kelola Perusahaan Yang Baik)

PENDAHULUAN

Indonesia terlambat dalam memahami dan implimentasi Good Corporate Governance (GCG). Konsep GCG diperkenalkan oleh International Monetary Fund (IMF) dalam rangka pemulihan ekonomi pasca krisis moneter tahun 1998. Pada tahun 2001 Komite Nasional Indonesia untuk Kebijakan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, mengeluarkan panduan dan arahan bagi perusahaan bisnis Indonesia yang antara lain berkaitan dengan: Pemegang Saham; Fungsi Dewan Komisaris; Fungsi Direksi; Sistem Audit; Sekretaris Perusahaan; Stakeholders;  Prinsip Transparansi; Prinsip Kerahasiaan; Etika Bisnis; Perlindungan Lingkungan Hidup.

Dengan usaha dan kemauan mantap, Indonesia berusaha mempraktekan konsep GCG dan dapat dikatakan sebagian besar telah berhasil melalui Gerakan Moral Bersih, Transparansi dan Profesionalism yang merupakan perwujudtan dari Revolusi Mental, sehingga banyak perusahaan BUMN dan beberapa perusahaan nasional besar dan lembaga/organisasi lainnya telah berhasil dalam implementasi GCG.

POKOK BAHASAN

Implementasi konsep GCG menyagkut pengembangan 2 (dua) aspek: hardware dan software.  Aspek pertama merupakan teknis pembentukan atau perubahan struktur sistem organisasi; sedang aspek kedua mencakup perubahan paradigma: visi, misi, nilai-nilai etika; dan sikap (attitudes and behavioral conducts). Di dunia bisnis lebih mudah dan memang merasa perlu untuk mengikuti dan memperbaharui penyusunan system dan prosedur serta pembentukan sistem organisasi menurut kebutuhan perkembangan dunia usaha.

Untuk perubahan software skills & behavioral conducts,peran penting adalah di pucuk pimpinan dan leadership. Pucuk pimpinan akan menularkan tindakan manajemen, dan kemampuan manajemen yang harus dapat mengelola keteraturan dan kelancaran proses organisasi serta ketaatan anggota perusahaan terhadap kebijakan dan sistem yang dirancang untuk melaksanakan prinsip GCG.

Indonesia boleh bangga bahwa yang melopori dan tetap memajukan GCG adalah beberapa perusahaan BUMN, berkat ketentuan dan arahan Kementerian BUMN dan pengembangan serta pemahaman pucuk pimpinan beberapa BUMN. Dalam Penjelasan UU No. 19 tahun 2003 disebutkan Tujuan GCG yang meliputi: Memaksimalkan Nilai BUMN dengan cara meningkatkan prinsip keterbukaan; Mendorong Pengelolaan BUMN secara Profesional; Mendorong agar organisasi dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi Nilai Moral dan Kepatuhan; Meningkatkan Kontribusi BUMN; Meningkatkan Iklim Investasi dan Mesukseskan Program Privatisasi.

Menjadi contoh nyata juga Pasar Modal mengajarkan dan mengharuskan Korporasi Terbuka (Go Public) menjalankan GCG. Dalam implimentasi GCG bagi perusahaan Tbk tentu harus menguasai Manajemen Risiko, Pengelolaan Informasi Teknologi, Pemahaman Regulasi Audit dan Praktek Audit yang Transparan dan Benar.

Contoh keberhasilan menerapkan GCG oleh perusahaan BUMN dan korporasi Tbk  yang masuk pasar modal yang nyata-nyata memberi manfaat "lebih" ; haruslah dapat diikuti oleh perusahaan lain baik menengah maupun yang sedang merintis usaha baru.

Tidak kalah penting dalam implementasi GCG adalah pemahaman Ilmu Komunikasi yang antara lain berupa penyampaian Informasi dan Komunikasi. Informasi bisnis, ekonomi dan politik harus difahami dan dikomunikasikan dalam bentuk dan kerangka waktu yang tepat agar manajemen memungkinkan melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik. Hal yang perlu diperhatikan: mengikuti dan mendapat informasi eksternal dan internal yang penting sehubungan dengan bisnis perusahaan. Menyediakan informasi yang tepat bagi institusi/mereka yang harus diinformasikan. Informasi yang disampaikan terperinci dan tepat waktu dapat memberdayakan dalam melaksanakan tanggung jawab secara efektif dan efisien.

Komunikasi yang efektif harus terjadi dalam pengertian : mengalir kebawah, melintas dan naik ke atas dalam suatu organisasi.  Memahami pentingnya komunikasi demikian mrempermudah untuk pelaporan terjadinya ketidakwajaranyang diduga terjadi, semisal kecurangan: fraud. Dengan sistem komunikasi yang baik dapat dipastikan efektifitas keterbukaan: tranperancy.

Tentu ada juga hambatan implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) dan kemungkinan terjadi kegagalan. Kegagalan dapat diindentifikasi dan diperbaiki antara lain: karena terjadinya pengendalian internal yang tidak dihiraukan; karena pengendalian rumit atau terlalu kompleks; karena informasi dan komunikasi tidak berjalan (jelek); karena seringnya terjadi perubahan/modifikasi; dan karena terjadi kebosanan ataupun penolakan.

TOPIK PELATIHAN (TRAINING OUT-LINE)

  • GCG di Indonesia: Peluang dan Tantangan
  • Konsep dan Tujuan GCG
  • Prinsip-prinsip GCG: Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi  dan Kemitraan
  • Studi kasus BUMN yang sukses melaksanakan GCG
  • Hardware: Struktur Organisasi, Direksi dan Komisaris, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan.
  • Software: Vision, Mission & Values;corporate ethics; attitudes and behavioral conducts; corporate responsibility & sustainable company.
  • Sistem Pengendalian Internal
  • Studi kasus GCG di Perbankan
  • Pelaporan Keuangan dan Persaingan Usaha
  • Tender secara Elektronik
  • Selintas Manajemen Risiko
  • Tanggung Jawab Sosial, Budaya, Moral dan Etika Perusahaan

METODOLOGI PELATIHAN

  • Bahasan Makalah Ilmiah dan Presentasi Power Point
  • Presentasi Video Studi Kasus Perusahaan yang sukses melaksanakan GCG
  • Interaktif: Diskusi dan pembahasan Problem Solving
  • Bahasan per kelompok dan presentasi dari Brain Storming Sessions
  • Result Oriented

YANG PERLU MENGIKUTI

  • Direksi, Pucuk Pimpinan, Company Secretary
  • Manajemen Level 1 dan 2
  • Manajemen Pelaksana dan Supervisors Level

FACILITATOR

Drs. Ludwig Suparmo, M.Si

Ludwig Suparmo. Pelaku manajemen praktis, bekerja 56 tahun di berbagai industri Multi National Companies dan perusahaan nasional terkenal. Sambil bekerja menyelesaikan pendidikan Sarjana FISIP jurusan Adminstrasi Niaga, menyelesaikan Magister Ilmu Komunikasi dengan cum laud ketika berumur 60 tahun. Di undang oleh berbagai perusahaan/instansi pemerintah membagi ilmu dan pengalaman antara lain: Bank Indonesia Jawa Tengah, BPK Jawa Tengah, PELNI, dan beberapa instansi lain. Menjadi Lead Trainer di Value Consult Training & People Development, memberikan pelatihan yang diikuti oleh jajaran pimpinan dan senior maupun junior managers perusahaan BUMN dan Swata. Tiga kali dalam 4 tahun memberikan pelatihan dan simulasi komunikasi dalam Manjemen Krisis untuk perusahaan Fortune 500 yang memiliki 3 pabrik di DKI dan Jawa Barat. Memberikan presentasi sebagai dosen tamu beberapa kali di FISIP Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Univ. BINUS  dan London School of Public Relations. Mantan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi InterStudi, Jakarta. Menulis beberapa penelitian kualitatif untuk berbagai Jurnal, termasuk Jurnal LIPI dan On-line Journal Pax Humana (UKSW).

Buku Akademik dan Popular Science yang diterbitkan:

  • Aspek  Ilmu Komunikasi dalam Public Relations (2011),
  • Manajemen Krisis (2011),
  • Manajemen Krisis, Isu, dan Risiko (2018),
  • Manajemen Agar Tidak Stres (2018).
  • Dalam proses editing buku Bunga Rampai Pengembangan Karakter – Acuan bagi Program Pemerintah Meningkatkan Kualitas SDM Bangsa (segera terbit di tahun 2019).

Spesialisasi memberi pelatihan/seminar/workshop dalam Pengetahuan Praktis Ilmiah:  CSR/Community Development, Corporate Branding, Integrated Marketing Communication,  Crisis, Issues and Risks Management, Panic & Stress Management, Conflict Management, Compliance Management, Millenneal Generation Management,  dan facilitator: Business English.

Training Fee

Rp. 4.150.000 ,- (REG for 3 person/more; payment before 4 Jan 2021)
Rp. 4.650.000 ,- (REG before 31 Dec 2020; payment before 4 Jan 2021)
Rp. 4.950.000 ,- (On The Spot; payment at the latest 14 Jan 2021)
Rp. 5.225.000 ,- (Full fare)

2 Day Workshop
Air Cargo
Kuretakeso Hotel - Kemang / Blue Sky - Slipi/Best Western Premier - Cawang, Jakarta, 25-26 Jan 2021
Time : 09:00 - 17:00
Early Bird : Rp. 4.650.000,-
 

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pencerahan dan penambahan pengetahuan serta kecakapan dalam menangani pengiriman kargo melalui tarsportasi udara (air cargo) mengacu pada ketentuan national dan international. Peserta akan menjadi cakap membuat keputusan dalam penerimaan, penanganan pengiriman cargo memakai transportasi udara mengacu pada aturan national dan international yang berlaku.

Tujuan Pelatihan

  1. Peserta dapat memahami aturan penanganan pengiriman barang / cargo melalui angkutan udara
  2. Peserta dapat memahami cara pengiriman cargo melalui angkutan udara
  3. Peserta mampu menjelaskan kembali tata cara penanganan pengiriman cargo melalui angkutan udara baik general cargo maupun special cargo
  4. Peserta mampu mengklasifikasikan Dangerous Goods berdasarkan sifat dan jenis zatnya, mengidentifikasi dangerous goods berdasarkan data Material Safety Data Sheets (MSDS), tampilan fisik, packing, proper shipping name maupun UN number dari suatu zat dan tata cara dokumentasi Dangerous Goods
  5. Peserta memahami penanganan irregularity & claim kehilangan, kerusakan cargo

Metode Pelatihan

  • Klasikal
  • Diskusi
  • Latihan soal
  • Praktek pengisian dokumen pengiriman barang 

Peserta

Level  Staff, Specialist atau Manager yang menangani kargo udara pada perusahaan : 

  • Freight Forwarder
  • Perusahaan Cargo 
  • Perusahaan Jasa Titipan (courier)
  • Perusahaan logistic 
  • Perusahaan dagang / exporter 
  • Perusahaan minyak dan gas bumi 

Fasilitas Pelatihan

  • Hands out materi pelatihan  (hardcopy)
  • Training kit
  • Lunch & snack
  • Sertifikat

Outline Materi 

  • Kargo Udara
    • Definisi Kargo Udara
    • Kode Untuk Penanganan Khusus
    • Singkatan-singkatan
  • Penerimaan Kargo
    • Prosedur Reservasi & Penerimaan Kargo Umum
    • Dokumentasi 
    • Tanggung jawab Pengirim
    • Pengemasan & Penandaan Barang
    • Pemberian Label
    • Cara-cara Pembayaran
    • Hak Disposisi Pengirim
    • Petunjuk-petunjuk Bagi Staff Kargo
  • Penerimaan Kargo Khusus
    • Penerimaan, penanganan dan perlindungan bagi barang kiriman berupa hewan hidup
    • Barang Berharga
    • Jenazah / Abu Jenazah
    • Barang-barang Campuran
    • Barang Berbahaya
    • Penerimaan dan penanganan Transfer Kargo Dari atau Ke Penerbangan lainnya
  • Tariff & biaya
    • Definisi Biaya
    • Kargo Tarif & Biaya
    • Konstruksi Tarif
  • Surat muatan udara (SMU)/ air waybill
    • Definisi Surat Muatan Udara
    • Komposisi Isi Surat Muatan Udara
    • Cara Pengisian Surat Muatan Udara 
  • Pengiriman kargo dari airport asal
    • Pengiriman Yang Sebagian
  • Pemeriksaan kargo di tempat tujuan
    • Pemeriksaan Kargo Pada Stasiun yang Dituju
    • Pengiriman Kargo Pada Stasiun yang Dituju
    • Pengiriman Yang Tidak diakui / Diambil- Prosedue Penolakan 
  • Pelacakan kargo, klaim & refund
    • Prosedur Pelacakan Kargo Umum
    • Prosedur Pelacakan Kargo Hilang
    • Penanganan Klaim 
    • Refun (Penggantian)

Facilitator

Muhammad Rifni, SE, MMTr

Praktisi dan trainer  yang mempunyai pengalaman lebih dari 20 tahun dibidang manajemen tansportasi udara khususnya dibidang cargo, dangerous goods,  multimoda transport dan freight forwarder.  Beliau saat ini juga sebagai pengajar di Sekolah Tinggi Manajemen Transpor-STMT Trisakti Jakarta.

Training Fee

Rp. 4.150.000 ,- (REG for 3 person/more; payment before 15 Jan 2021)
Rp. 4.650.000 ,- (REG before 11 Jan 2021; payment before 15 Jan 2021)
Rp. 4.950.000 ,- (On The Spot; payment at the latest 25 Jan 2021)
Rp. 5.225.000 ,- (Full fare)

2 Day Workshop
Hukum Kepailitan
Kuretakeso Hotel - Kemang / Blue Sky - Slipi/Best Western Premier - Cawang, Jakarta, 10-11 Feb 2021
Time : 09:00 - 17:00
Early Bird : Rp. 4.650.000,-
 

DESKRIPSI TRAINING KEPAILITAN

Begitu banya perusahaan atau pribadi yang mengalami kesulitan terutama di bidang keuangan yang tak mampu memenuhi kewajibannya baik kepada pihak ketiga maupun kepadakaryawan. Jika sudah sampai pada tahap yang sedemikian, maka Kepailitan menjadi prosedur hukum yang digunakan sebagai jalan terakhir untuk menyelesaikan masalah keuangan perusahaan, setelah berbagai alternatif penyelesaian ditempuh. Kepailitan bisa mengakibatkan penyitaan harta benda jika ternyata harta benda itu merupakan jaminan gadai yang belum dibayar. Training ini akan memberikan pemahaman mengenai dasar hukum kepailitan hingga langkah penanganan adanya kepailitan.

POKOK POKOK BAHASAN DALAM TRAINING

  1. Definisi Pailit
  2. Tinjauan Kepailitan Secara Umum Berdasarkan UU No.37 Tahun 2004
  3. Konsekwensi Hukum Kepailitan
  4. Kurator Sebagai Pihak Profesional dalam melakukan pembagian Budel
    Pailit kepada para Kreditur
  5. Pembagian Budel Pailit Sebagai Upaya pemenuhan Kewajiban Debitur
  6. Status Hukum Pemegang Hak Tanggungan dan Jaminan Lainnya
    dilindungi Undang-Undang
  7. Tinjauan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) secara Umum Berdasarkan UU No.37 Tahun 2004
  8. PKPU Sebagai Alternatif Perdamaian dalam upaya Restrukturisasi
    Utang
  9. Konsekwensi PKPU dan kepailitan Sebagai Akibat Hukum Wanprestasi
    terhadap perdamaian
  10. Bagaimana Menangani Piutang Bermasalah dan strategi penanganannya.
  11. Background dari timbulnya Piutang Bermasalah
  12. Alternatif-alternatif penanganan piutang bermasalah
  13. Penanganan piutang bermasalah melalui hukum perdata
  14. Pengadilan Niaga dalam hal penyelesaian Piutang bermasalah dan Perkembangannya dalam era globalisasi
  15. Peranan dan fungsi Kurator dalam Kepailitan untuk penyelesaian piutang bermasalah
  16. Kepailitan dan efektifitasnya dalam recovery utang.
  17. Strategi melakukan gugatan perdata / kepailitan yang efisien & efektif
  18. Efektifitas penggunaan gugatan perdata & kepailitan dalam pengembalian utang

METODE TRAINING HUKUM KEPAILITAN

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Case Study

FACILITATOR

Philip O. Leander, SH.

Philip Octavianus Leander, berlatar belakang pendidikan hukum di Universitas Indonesia, Fakultas Hukum mengambil program kekhususan Hukum Perdata Internasional. Selanjutnya bekerja di beberapa jenis pekerjaan, dan menghabiskan sebagian besar dari waktunya sebagai Konsultan Hukum di beberapa Kantor Pengacara dengan durasi yang lebih dari sepuluh tahun lamanya. Pernah bekerja juga sebagai Legal Manager di sebuah perusahan pertambangan sehingga beliau sangat mengerti seluk beluk hukum mengenai korporasi atau perusahaan. Telah membawakan topik2 training Aspects of Contract, Hukum Kepailitan & Hukum Ketenagakerjaan selama beberapa tahun sehingga penguasaan akan materi training tersebut tidak diragukan lagi.

Training Fee

Rp. 4.150.000 ,- (REG for 3 person/more; payment before 31 Jan 2021)
Rp. 4.650.000 ,- (REG before 27 Jan 2021; payment before 31 Jan 2021)
Rp. 4.950.000 ,- (On The Spot; payment at the latest 10 Feb 2021)
Rp. 5.225.000 ,- (Full fare)


Venue :

Workshop akan dilaksanakan di:
Arion Swiss Belhotel (Kemang) / Hotel Harris (Tebet) / Aryaduta Suites Hotel(Semanggi)/ Ibis Arcadia Hotel / Ibis Tamarin Hotel

Hotel lainnya di Jakarta yang akan kami konfirmasikan di dalam confirmation letter

 

Training Series :

Click the list below to subscribe specific training series only, we will send as individual email :

  1. School of Training
  2. HR Management Series
  3. Managerial Skills / Soft Skills Series
  4. Production / Operation Management Series
  5. Marketing Management Series
  6. Financial Management Series
  7. Legal Series
  8. IT & Telecomunication Series
  9. All Series
 

Special Package :

Dapatkan Paket - paket Free Training dan Value Gathering bagi yang tergabung dalam anggota milist VCC ( Value Community Circle ) Untuk bergabung, Kirim email kosong ke valuecommunitycircle-subscribe@yahoogroups.com

 

Contact Us

ILP Center Building 2nd Floor, Suite 219 Jl. Raya Pasar Minggu 39 A Jakarta 12780

Contact Person :
Ms. Ori & Ms. Riri

Social Media

More Training in 2021
Tanggal Topik Trainer Early Bird Status
14 Jan 2021 Good Corporate Governance (GCG) Implementation Drs. Ludwig Suparmo, M.Si Rp. 4.650.000 Confirm Running
10-11 Feb 2021 Hukum Kepailitan Philip O. Leander, SH. Rp. 4.650.000 Confirm Running
18-19 Feb 2021 Optimizing Companys KPIs with Balance Scorecard Widodo Aryanto SE., MCom Rp. 4.950.000 Almost Running
28-29 Jan 2021 Comprehensive Supervisory Skills training G. Suardhika, MBA. Rp. 4.950.000 Almost Running
18-19 Feb 2021 Comprehensive Training Management System for Training Officer Drs. Agus Mauludi Psi. Psikolog Rp. 4.650.000 Almost Running
5-6 Feb 2021 Competency Based Performance Appraisal System Pungki Purnadi, ST., MM., MHRM Rp. 4.950.000 Almost Running
24 Feb 2021 Dealing with Difficult People Drs. Elyus Lanin, M. Si. Rp. 3.150.000 Almost Running
22 Jan 2021 Designing Effective Internal Communications Program Drs. Syarifudin Yunus Rp. 2.850.000 Almost Running
24 Feb 2021 Designing Effective Internal Communications Program Drs. Syarifudin Yunus Rp. 2.850.000 Almost Running
10-11 Feb 2021 Effective Selling Skills and Negotiation for AE Semba Biawan Rp. 4.650.000 Almost Running
21 Jan 2021 General Affairs Officer Program Sih Hartono, SE., MM. Rp. 2.850.000 Almost Running
12 Feb 2021 General Affairs Officer Program Sih Hartono, SE., MM. Rp. 2.850.000 Almost Running
4-5 Feb 2021 Personnel Administration Development Program Sih Hartono, SE., MM. Rp. 4.650.000 Almost Running
2-3 Mar 2021 Personnel Administration Development Program Sih Hartono, SE., MM. Rp. 4.650.000 Almost Running
25-26 Jan 2021 Perjanjian Kerja Waktu Tertentu & Outsourcing Cecilia Sri Hayani Rp. 4.650.000 Almost Running
©Copyright 2014 Value Consult, Training & People Development Consultant
 

Rabu, 06 Januari 2021

Ketahuan Suka Nonton Video Porno, Fadli Zon Dinobatkan Warga Jadi Jubir Bokep

Ketahuan Suka Nonton Video Porno, Fadli Zon Dinobatkan Warga Jadi Jubir Bokep

Terciduk Like Video Porno, Akun Twitter Fadli Zon Diserbu Warganet - Suara  Jabar
Masyarakat ramai-ramai menngkritik Anggota DPR RI Fadli Zo melalui akun Twitter resmi  Fadli Zon @fadlizon. Mereka penasaran setelah ada warganet yang menangkap basah akun Twitter milik Politikus Partai Gerindra itu menyukai video porno.

Diketahui, baru beberapa jam yang lalu Fadli Zon ketahuan menyukai unggahan video porno tersebut, terlihat dari waktu yang tercantum di kolom twitter.

Lantas, hal itu membuat sejumlah pengguna Twitter berbondong-bondong mengkritik akun @fadlizon mengenai hal tersebut.

"Ya ampun tab like-nya anggota @DPR_RI dari @Gerindra ini kok ada video porno?," tulis akun @MurtadhaOne1 pada keterangan di unggahannya itu, Rabu (6/1/2021) dikutip dari Beritahits.id.

Menanggapi kejadian itu, Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid berikan ucapan menohok untuk Fadli Zon.

Muannas menyebut itu adalah hukuman dari Tuhan kepada Fadli Zon yang terlalu sering menggunakan jarinya untuk nyinyir pada orang lain.

"Hukuman Tuhan dibuka aibnya terlalu banyak 'jarinya' nyinyirin orang," tulis akun @muannas_alaidid.

Alhasil, banyak sekali masyarakat mengomentari tingkah laku dari anggota DPR RI tersebut.

"Yuuhuuu ciee ciee ketauan nih suka like-like an. Zonk," ujar akun @RFA____

Alhasil  Fadli Zon bukannya malu atau meminta maaf pada masyarakat karena menyukai video porno, tapi malah memblokir banyak akun milik masyarakat, agar masyarakat yang mengkritiknya tidak bisa melihat apa yang dilakukannya dan agar masyarakat tidak bisa mengkritiknya.

Selain itu untuk menghilangkan jejak Fadli Zon juga menghapus kegiatannya menonton Video porno untuk menghilangkan jejak itu, tapi ternyata sudh banyak masyarakt yng melakukan screenshoot atas kesukaan Fadli Zon pada Video porno tersebut, sehingga jejak digital tidak bisa dihilangkan.

Akhirnya kelakuan Fadli Zon ini memunculkan panggilan baru pada Anggota DPR RI yang suka sekali nyinyir ini, yakni #FadliZon_JubirBokep atau Fadli Zon adalah Juru Bicara Pelaku Pornografi. Sebagaiman yang diunggah oleh Wisanggeni salah seorang warga yang diblokir oleh Fadli Zon dalam kritiknya pada https://twitter.com/wisanggeni_084/status/1346720380283547650?s=20



Revolusi Mobil Listrik

Revolusi Mobil Listrik

Baru Meluncur 2 Tahun, Mobil Listrik Hyundai Kona Terjual 100 Ribu Unit  Lebih

Usai komunikasi langsung dengan Presiden Jokowi pertengahan Desember lalu, nama Elon Musk langsung menjadi viral dan terkenal di Indonesia. Mungkin setahun yang lalu, sebagian besar dari kita belum pernah mendengar namanya. Viralnya nama Elon Musk, CEO SpaceX dan Tesla, bisa dibaca bahwa masyarakat telah memberi respons positif atas masuknya peradaban baru era revolusi mobil listrik.

Harus diakui revolusi mobil listrik pada masyarakat kita sedikit berbeda dengan yang terjadi di belahan bumi lain seperti di Amerika dan Eropa, ketika revolusi itu benar-benar terjadi di lapangan.  Ada perdebatan atau rivalitas, baik pada aspek teknis maupun konsep pengembangan.  Melibatkan pendukung mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle, BEV) versus pendukung mobil berbahan bakar energi fosil atau internal combustion engine (ICE).

Sementara revolusi mobil listrik di negeri kita seperti lompatan waktu.  Salah satu pijakan empiris makna revolusi itu terjadi pada 17 Desember lalu, ketika Menko Kemaritiman dan Investasi bersama Menteri ESDM, mengadakan kegiatan "Public Launching KBLBB".  KBLBB sendiri adalah akronim dari kendaraan bermotor listrik berbasis bateri. Acara itu bisa dianggap sebagai terobosan dalam memuliakan eksistensi EV di negeri kita.    

Rintisan mobil listrik sebenarnya sudah dimulai awal abad 20 dan memiliki prospek pasar yang bagus, terutama untuk dikendarai di sekitar kota. Sayangnya, jalan yang buruk di luar pusat kota membuat mobil listrik tipe awal tersebut sulit untuk menjelajah jauh melampaui batas kota.

Seperti peristiwa besar pada umumnya, selalu ada tokoh besar dibaliknya. Ada dua tokoh inventor yang layak disebut perannya dalam pengembangan baterai listrik. Pertama, Camille Alphonse Faure dari Perancis (1840-1898), pada 1881 berhasil meningkatkan kapasitas baterai yang memungkinkan produksi skala industri. Dengan baterai yang andal dan dapat diisi ulang, Faure membuka jalan penemuan lain atas baterai sebagai komponen penggerak kendaraan.

Kedua, Thomas Parker dari Inggris (1843 – 1915), pada 1884 berhasil membuat mobil listrik produksi pertama. Parker menyalakan mobilnya dengan menggunakan baterai berkapasitas tinggi, dengan desain khusus dapat diisi ulang. Parker juga dikenal sebagai orang dibalik elektrifikasi yang menggerakkan kereta listrik bawah tanah di London, populer dengan sebutan London Underground.

Pengembangan mobil listrik sempat terhenti dan menghilang pada 1935. Baru menjelang berakhirnya milenium kedua, mobil listrik modern pertama muncul. Akhirnya momentum datang ketika pada 2008 Tesla merilis Roadster, mobil listrik modern pertama dengan teknologi baterai mutakhir dan sistem pemindahan daya (powertrain) listrik, yang mencatatkan angka penjualan produk Tesla mengalahkan Toyota dan raksasa otomotif lainya pada 2020 (Bloomberg, 2020).

Mobil listrik memang telah memberi dampak pada lingkungan yang lebih bersih dan hijau. Paparan emisi gas rumah kacanya berada pada titik nol. Situasi pandemi seolah blessing in disguise bagi EV, keberadaannya makin dikenal.

Setelah respons positif diperoleh, penyiapan ekosistem menjadi penting. Ekosistem EV memiliki spektrum yang luas, setidaknya menyentuh tiga aspek, yakni regulasi, infrastruktur dan insentif.  Aspek insentif yang paling komplek dibanding dua aspek lainnya, mengingat insentif langsung bersentuhan dengan kepentingan pengguna atau calon pengguna EV.  

Kita bisa belajar dari negara lain untuk kebijakan ini. Berdasarkan LeasePlan's EV Readiness Index 2020, di Belanda calon pembeli EV dapat mengakses hibah hingga 4.000 gulden atau setara 31 juta rupiah untuk biaya pembelian mobil listrik baru atau bekas.  Jika ingin membeli kendaraan listrik bekas, juga masih berhak mendapatkan hibah 2.000 gulden.

Sementara pemerintah Inggris memberi pada calon pembeli EV untuk mengklaim hingga 3.000 poundsterling atau setara 57 juta rupiah. Di Norwegia, selain ada hibah dan keringanan pajak, ada insentif lain seperti gratis di jalan tol, menumpang kapal feri, dan parkir dalam kota.  Norwegia adalah negara pertama di dunia, yang sejak 1990 telah memperkenalkan skema insentif pemilikkan EV.

Norwegia dan Belanda hanya akan menjual mobil listrik mulai tahun 2025.  Sementara Inggris akan melarang penjualan mobil berbahan bakar energi fosil setelah 2030. Di Swedia yang juga dikenal keras dalam komitmen lingkungan hidup, dan rumah bagi industri mobil Volvo dan Scania, hanya akan memproduksi mobil listrik mulai 2030.

Pada 2019 Inggris telah meningkatkan infrastruktur pengisian daya EV secara signifikan. Pada Januari 2020, Inggris telah memiliki 10.616 stasiun pengisian listrik.  Bila Inggris Raya kita jadikan rujukan, yang luasnya hampir dua kali Pulau Jawa, kita bisa hitung kira-kira jumlah outlet pengisian listrik yang kita butuhkan.

Tidak ada kata terlambat, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Tidak hanya infrastruktur pengisian listrik, regulasi ini juga mengatur insentif dan harga listrik untuk EV.  Insentif fiskal dan non fiskal diberikan kepada industri, perguruan tinggi dan perorangan untuk inovasi teknologi kendaraan listrik berbasis baterai.

Untuk infrastruktur pengisian listrik, melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2020 sebagai turunan Perpres Nonor 55 Tahun 2019, ada dua jenis infrastruktur pengisian listrik. Pertama adalah Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum atau SPBKLU untuk motor.  Kedua, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU untuk mobil.

Ditargetkan pada 2025 berdiri 10.000 SPBKLU, menjadi 15.625 SPBKLU pada 2030. Untuk SPKLU ditargetkan pada 2025 terbangun 3.465 SPKLU, dan lima tahun kemudian menjadi 7.146 SPKLU. Penyediaan infrastruktur ini dilaksanakan melalui penugasan kepada PT. PLN (Persero) bekerjasama dengan BUMN atau Badan Usaha lainnya.

Dengan perkembangan ini, secara bertahap menunjukkan pemerintah telah menyiapkan ekosistem menyambut era revolusi mobil listrik. Sebuah lompatan transportasi yang tidak hanya akan mengurangi emisi karbon dan pemanasan global, tapi juga hemat biaya dan kemandirian energi.  
 
------------
EKO SULISTYO
Penulis adalah Komisaris PT. PLN (Persero).



Sumber: Bisnis Indonesia, 06 Januari 2021.

Sabtu, 02 Januari 2021

WASPADALAH PROXY WAR MELALUI KAUM RADIKAL, NKRI JADI TARGET SETELAH TIMUR TENGAH

WASPADALAH PROXY WAR MELALUI KAUM RADIKAL, NKRI JADI TARGET SETELAH TIMUR TENGAH

Selain di Indonesia, mengapa puluhan negara larang Hizbut Tahrir? - BBC  News Indonesia

PROPAGANDA 1:
Orang Syiah diklaim bukan Islam; Orang NU diklaim sebagai Syiah. MD diklaim Wahabi (padahal NU/MD itu Sunni); Orang Wahabi mengaku sebagai Aswaja (padahal Wahabi cikal bakal neo-khawarij).

TARGET PROPAGANDA:
Jika isu ini berhasil orang tidak percaya kepada NU/MD lagi dan akhirnya NU/MD
 juga dianggap bukan Islam karena NU syiah/MD  Wahabi.

PROPAGANDA 2:
Walau resmi dibubarkan, PKI masuh kuat di bawah tanah, sedang menyusun kekuatan untuk balas dendam kematian para leluhurnya melalui salah satu partai yang dominan di pemerintahan. Pemerintah diklaim sebagai PKI;
Radikalis berlagak memerangi PKI.

TARGET PROPAGANDA:
Jika isu ini berhasil maka kaum radikalis punya alasan membubarkan pemerintahan dan leluasa mengusai negara dengan bantuan tangan orang-orang awam yang sudah terdoktrin.

PROPAGANDA 3:
Indonesia adalah negara Thogut; Pemerintah memerangi umat Islam; Pancasila dan Garuda adalah berhala; Umat Islam jangan menyembah berhala.

TARGET PROPAGANDA:
Jika isu ini berhasil, mahasiswa-pun bisa jadi khilafis dan radikalis, yang awam bisa jadi bomber, yang setengah pinter bisa jadi agen hoax dan fitnah. Saat ini sudah banyak sekolah-sekolah Islami yang tidak melaksanakan upacara bendera dan melarang hormat bendera.

LALU APA YANG MEREKA HARAPKAN?

SKENARIO BESARNYA ADALAH :

Kacaukan Indonesia, karena Indonesia negara muslim terbesar di dunia maka hajar dulu ormas Islam terbesar di negeri ini yaitu NU dan Muhammadiyah, karena dua ormas muslim itulah yang selama ini menjadi benteng dan perekat NKRI. Bila NU dan Muhammadiyah sudah takluk/lemah mereka mulai memerankan aksinya lewat aksi kekerasan semacam gerakan ISIS, melenyapkan apa saja yang dianggap kafir, musyrik dan yang dianggap musuh mereka, untuk mengejar ilusi mereka yang bernama 'khilafah'.

SIAPA YANG RAWAN MENJADI TARGET PROPAGANDA INI?

1. Orang awam yang belajar agama lewat medsos lalu salah memilih situs dakwah;

2. Mahasiswa yang awam masalah agama, lalu terjebak dalam daurah kaum khilafis dan radikalis;

3. Ustadz yang baru pegang gadget, lalu masuk ke grup-grup dakwah grup radikal;

4. Artis yang ingin mendadak tampil agamis, agar mendadak dipanggil ustadz dan ustadzah;

5. Dokter dan kaum cerdik pandai yang awam baru semangat belajar agama di masa dewasa, ia masuk ke situs situs dakwah namun salah memilih situs;

6. Wanita dewasa yang baru semangat belajar agama;

7. Jamaah masjid yang pengurusnya jarang dari kampung tersebut;

8. Para barisan sakit hati (bisa sakit hati ke negara atau ormas Pertahanan NKRI);

9. Anak anak yang diasramakan di pondok pesantren berhaluan Wahabi biasanya asrama tahfidz via ajaran Wahabi;

10. Kaum dermawan yang ingin menyumbangkan hartanya/zakat namun salah tempat dan malah membiayai calon pemberontak berkedok agama.

11. Kaum yang biasa bawa pentung juga rawan terkena jebakan virus propaganda ini, sebab dalam otaknya sudah ada bibit radikalis.

12. Muslim yang dalam proses mencari jatidiri dan mencari Islam sebenarnya, ingin menjadi muslim yang paling sunnah dan menyalahkan/mengolok-olok/memusuhi muslim yang dianggap pengamal bid'ah.

Bagi non muslim, jangan anggap Islam itu radikal, mereka cuma sedikit oknum di agama kami, di semua agama pastilah ada kaum radikalnya. Non muslim rapatkan barisan dengan ormas Islam yang adem, saling menjaga, bagi radikalis, sesama muslim tapi beda pandangan saja dimusuhi dan dibantai, apalagi sikap mereka terhadap non muslim?

Mari hati-hati, jaga keluarga, teman dan tetangga kita dari aneka pemikiran sesat yang melenakan. Bekali ilmu agar kita tidak terbujuk neraka berbaju surga. Kita mulai dari diri sendiri untuk mencintai Islam dan mencintai NKRI. Mencintai
NKRI berarti mencintai aneka ragam isinya, karena kita bhinneka tunggal ika.


Jumat, 01 Januari 2021

FPI dan Warga Keturunan Arab Mainkan Politik Bumi Hangus NKRI

FPI dan Warga Keturunan Arab Mainkan Politik Bumi Hangus NKRI

Pengamat: Paham FPI Mirip Kelompok Teroris - Nasional Tempo.co

Peringatan keras AM Hendropriyono terbukti. Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara dan Sekolah Tinggi Hukum Militer menyampaikan tentang pentingnya warga keturunan Arab untuk mengendalikan diri. Peringatan AM Hendropriyono ini menjadi sangat relevan ketika FPI dibubarkan.

Tentang peran para keturunan Arab yang mendeklarasikan FPI baru, perlu diperhatikan oleh pemerintah. WNI keturunan Arab dalam masyarakat Indonesia ditempatkan dalam strata cukup dihormati oleh masyarakat.

"Cobalah mengendalikan diri jangan menjadi provokator," kata AM Hendropriyono di Jakarta, Senin (6/5/2019).

Munarman dan para keturunan Arab langsung mendeklarasikan berdirinya FPI baru, dengan singkatan baru. Orangnya sama, baju berbeda. Ideologi tetap sama terkait dengan khilafah dan pendukung terorisme ISIS.

AM Hendropriyono sebagai Guru Besar Intelijen melihat persoalan FPI sebagai persoalan hubungan emosional-relijius dalam masyarakat Indonesia yang pada dasarnya menghormati klan Arab. Karena lugunya masyarakat Indonesia, mereka mencampurbaurkan antara Islam dengan Arab, Arab dengan Islam.

Suasana batin ini dimanfaatkan oleh oportunis seperti Munarman, Haikal Hassan untuk mengeruk keuntungan materi, bisnis politik. Dan, para keturunan Arab yang sengaja memanfaatkan sentimen relatif positif terhadap keturunan Arab untuk menggiring masyarakat mengikuti tujuan busuk FPI menghancurkan NKRI.

FPI bukan membela Islam. FPI menggunakan agama sebagai alat politik, bisnis demo, kerusuhan, terorisme: duit. Ada catatan. Tentang kisah PamSwakarsa 1998 sampai FPI berkibar atas dukungan SBY hingga demo politik identitas 411 dan 212, dan penjungkalan kriminalisasi Ahok.

Puncaknya Pilkada DKI 2017. Pilkada dengan politik identitas paling brutal. Yang terlibat SBY, Jusuf Kalla, Amien Rais, Hidayat Nur Wahid PKS, dengan motor FPI dan 212. Hasilnya Anies Baswedan menjadi penyembah FPI dan kaum radikal. Uang APBD DKI menjadi bancaan  kelompok radikal dengan persetujuan DPRD DKI Jakarta. Ugal-ugalan menghamburkan duit.

Sukses FPI, FUI, MMI, PKS, 212 di Pilkada DKI Jakarta diulangi. Prabowo-Sandi menjadi korban. Lebih marah lagi, Cendana dan Cikeas serta Jusuf Kalla meradang. Harapan mendapatkan kemenangan Pilpres 2019, dengan metoda dan taktik kampanye mayat ayat, buyar oleh strategi merangkul Jokowi.

Jokowi merangkul Ma'ruf Amin, dedengkot demo 411 dan 212. Dengan mengambil Amin, menyadarkan kalangan emosional-religius untuk melihat Jokowi dalam perspektif berbeda. Karena saat itu stigmatisasi terhadap Jokowi sebagai PKI, dibangun oleh Obor Rakyat, berhasil. Bahkan sampai saat ini.

Jargon komunis, asing, aseng Amien Rais masih meracuni masyarakat awam. Dan, keturunan Arab banyak dimanfaatkan. Atau memanfaatkan diri menjadi provokator, aktor pembangkangan terhadap pemerintah dan hukum: seperti Anies Baswedan dan Muhammad Rizieq Shihab.

Munarman Sobri Lubis sebagai kaki tangan, dan provokator keturunan Arab kembali berulah. Ada Sabri Lubis, Haris Ubadillah, Abu Fihir Alattas, Idrus Al Habsyi, Idrus Hasan, Ali Alatas, Syafiq Alaydrus,  selebihnya para kaki tangan pencari nasi bungkus.

Umat Islam harus paham tentang ajaran agama Islam dan budaya Nusantara. Gus Dur mengingatkan bahwa Islam bukan Arab, dan Arab bukan Islam. Dua hal yang berbeda.

"Islam datang bukan untuk mengubah budaya leluhur dengan budaya Arab. Bukan untuk aku menjadi ana, bukan sampeyan jadi antum, sedulur jadi akhi. Kita pertahankan milik kita, kita harus filtrasi budayanya, bukan ajarannya," kata Gus Dur.

Soal maneuver Munarman, pemerintah harus mengawal keputusan pembubaran FPI. Kejaksaan, BIN, Bais, Kominfo, kepolisian harus bahu-membahu menindaklanjuti pelanggaran hukum yang dilakukan oleh FPI. PPATK harus menyelidiki aliran dana Cikeas, Cendana, Chaplin untuk FPI.

Semua aktivitas yang sama dengan FPI harus ditindak. Persis seperti perlakukan terhadap PKI sebagai ormas terlarang. Semua aktivitas yang terafiliasi dengan Munarman, Sobri Lubis, MRS dan keluarganya, dengan tujuan membuat kisruh dan pembangkangan hukum, intoleransi, terorisme, ISIS, harus dihukum.

Aksi Munarman sangat membahayakan Negara. Karena dia melakukan politik bumi hangus dengan maneuver penyebaran berita bohong ala ISIS, seperti di Suriah. Isu agama dan Islam dipakai untuk mengarahkan pada kerusuhan, pembangkangan hukum, chaos. Termasuk isu tewasnya 6 teroris FPI penyerang aparat, yang hendak diglorifikasi oleh Munarman sebagai pahlawan, syahid. Publik Indonesia ogah dibodohi Munarman dan FPI.

(Penulis: Ninoy Karundeng)